PROFIL : Mengenal Tria "OLA" Suprajeni, Penjaga Gawang Minangkabau Cup ?

PROFIL : Mengenal Tria "OLA" Suprajeni, Penjaga Gawang Minangkabau Cup ?
Tria

Pelantang.id - Pemain sepakbola di sebuah tim punya peranan dan tanggung jawab di masing-masing lini pernainan. Ada pemain depan, ada pemain tengah dan ada pemain belakang. 

Lebih detailnya punya penjaga gawang, bek, gelandang dan penyerang. Bagian-bagian yang membentuk satu kesatuan utuh demi satu tujuan ("goal") tim itu sendiri. Merengkuh hasil yang maksimal. Orientasinya kesempurnaan. Memberikan kebanggaan sesuai keinginan semua komponen tim. 

Sejatinya, ada gairah yang terpuaskan bagi pemain di lapangan, pelatih di luar lapangan dan suporter di luar permainan. "Ujug-ujug" prestasi yang membanggakan semuanya.  

Hal itulah yang menyeret "seorang perantau Minang" tersentuh hatinya, jiwa yang tersentak dan akhirnya merindu.

Akumulasi "cinta" yang berawal dari perjumpaan sesama sahabat tanah kelahirannya, Sumatera Barat yang punya perasaan mendalam untuk sepakbola.  
  
"Cinta" menanamkan tekad pria ini untuk berbuat dan terlibat ! "Bakti Untuk Nagari" demi potensi luar biasa Sumber Daya Manusia (SDM) sepakbola Sumatera Barat. 

Serupa pengetahuannya yang kenal dan mengenal sepakbola Ranah Minang. Punya "mata air" SDM. Tersedia banyak pelaku, penggiat, pemerhati bahkan peliput olahraga yang digemari mayoritas penduduk bumi ini.   

"Ceritanya awalnya tiga tahun nan lalu. Pertemuan dengan teman saya Hardimen Koto, Asril Etek dan Uda Irman Gusman. Kita bincang-bincang. Sampai bicara keprihatinan soal prestasi sepakbola Sumbar yang tidak lolos ke PON. Pada hal Sumbar gudangnya pemain dan pelatih berskala nasional," kata pria berkaca mata ini kepada penulis.

"Dari situlah muncul ide kita untuk menggelar turnamen sepakbola untuk usia muda, menggali potensi bakat dan talenta Sumbar dan bagi saya itu sangat menarik sekali ," lanjutnya. 

Sepenggal kisah yang menjatuhkan pilihan "sosok" ini terlibat langsung dengan turnamen Irman Gusman Cup 2016 dan terus berlanjut ke Minangkabau Cup I dan II. 

Ia bernama Tria Suprajeni. Akrab disapa Om OLA. Berbalut Spartan Enterprise, Ketua Umum Panitia Pelaksana Minangkabau Cup ini ibarat penjaga gawang sebuah tim sepakbola. Layak disematkan kepadanya.

Menggawangi turnamen sepakbola kolosal yang melibatkan hampir seluruh kecamatan yang ada di Sumbar, Om OLA sangat intens membangun sinergi dengan sejumlah pihak-pihak pendukung. Sisi pemerintahan nasional dan daerah, stake holder sepakbola Sumbar dan nasional. 

Tak kalah pentingnya, bekerja keras menggalang sponsorship yang menggelontori suksesnya dua kali penyelenggaraan turnamen terdahulu sampai sekarang memasuki gelaran yang ketiga kalinya.  

"Sepakbola itu industri. Tahun 2017, lebih kurang ada 1,7 Milyar untuk pelaksanaan turnamen.Alhamdulillah, biaya itu murni dari sponsorship," ujarnya saat menjawab pertanyaan wartawan di sesi jumpa pers perdana untuk "alek" ketiga Minangkabau Cup, pada Sabtu 27 Oktober lalu. 

"Saya di telpon Ketua PSSI Sumbar soal Minangkabau Cup soal belum adanya tanda-tanda untuk penyelenggaraan tahun ini (2018). Dan saya dengan Om Men (Hardimen Koto) bukannya diam. Kita tetap bergerak di Jakarta mencari cara untuk dapatkan sponsor. Alhamdulilah, akhir tahun Minangkabau Cup kita pastikan siap untuk digelar lagi," lanjutnya.  

"Insya Allah, komitmen kami, turnamen ini akan tetap konsisten digelar tiap tahunnya. Bakti kita Untuk Nagari," tambahnya. 

Hmm.. harapan yang luar biasa, panjang lebar terpaparkan oleh pria ini. Menimbulkan ingin mengenal lebih dekant dengan Tria Suprajeni. 

Dia lahir di Padang, 27 September 1964. Sejak usia dini sudah menggandrungi sepakbola, sejak bersekolah di SD 47 Padang lanjut ke SMP 2 Padang dan menamatkan SMA 2 Padang pada tahun 1983. 

Meski bermain bola buat Om OLA hanya sebatas hobi dan tidak menyentuh level pemain profesional. Dirinya pernah memperkuat tim mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) saat berstudi di Teknik Sipil sampai lulus di tahun 1988 dan terus lanjut ke Magister Management Universitas Indonesia (UI) tamat tahun 1992. 

"Saya senang bermain bola. Sejak kuliah memperkuat PS ITB Bandung. Selesai kuliah masih main disana. Tapi sampai umur 40 tahun saja. Kini olahraga jalan kaki dan Golf saja," tuturnya melanjutkan pembicaraan dengan penulis beberapa hari lalu. 

Menyelesaikan kuliah S.2 nya di UI, Om OLA bekerja di Group Astra Company sampai 1999. "Resign" dari sana, Om OLA mandiri dengan mendirikan usaha "Mining Company" hingga sekarang. 

Sejumlah organisasi juga dimasuki Ketua Alumni SMA 2 Padang se-Jabodetabek itu. Bergabung dengan Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), Asosiasi Pengusaha Batu Bara Indonesia (APBI). 

Dengan kesibukannya, Om OLA masih ingin berkontribusi untuk kampung halaman khususnya sepakbola itu sendiri. 

"Tak masalah. Bekerja cari uang untuk hidupi keluarga ke Kalimantan Utara. Tinggal di Jakarta dan pulang kampung ke Padang," tuturnya berseloroh. 

Om OLA memperistri Zalfirahmi dan dikaruniai tiga orang buah hati, Muhammad Raihan Suprajeni  (Mahasiswa), Muhammad Raffy Suprajeni (SMA) dan Aisyah Putri Suprajeni (SD). 

Setiap ke Padang masih Om OLA menyempatkan singgah ke Rumah Gadang keluarganya yang berasal dari Sigiran, Maninjau Kabupaten Agam. 

"Memang Minangkabau Cup punya harapan-harapan sesuai tujuan turnamen. Tapi kita tidak ingin diangap menggantikan peran Asprov PSSI Sumbar. Ini hanya triggering (memicu) agar semua insan sepakbola bergerak ke situ (bangkitnya sepakbola Sumbar)," tutupmya mengakhiri pertemuan singkat dengan penulis.   

Hmm.. teruslah berikhtiar Om OLA, Demi Ranah Bundo Tacinto ! (**) 

BIO DATA
Nama : Tria Suprajeni
Tempat/
Tanggal Lahir : Padang 27 September 1964
Istri : Zalfirahmi
Anak-anak : 
1. Muhammad Raihan Suprajeni 
2. Muhammad Raffy Suprajeni 
3. Aisyah Putri Suprajeni 
PENDIDIKAN :  
- Tamatan 1976 : SD 47 Padang
- Tamatan 1980 : SMP 2 Padang 
- Tamatan 1983 : SMA 2 Padang 
- Tamatan 1988 : Sipil ITB 
- Tamatan 1992 : Magister Management UI 
PEKERJAAN :  
- Sampai dengan 1999 : Astra Group
- 1999 sampai sekarang : Mining Company 
ORGANISASI
- Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP - Ketua 2008-2016) 
- Perhapi (Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia) 
- APBI (Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia) 
- IKASMA 2 Padang (Ikatan Keluarga Alumni SMA 2 Padang/Ketua Alumni se-Jabodetabek)