Minangkabau Cup III-2020 Kota Padang Diundur, Tim Sepakbola Koto Tangah Istirahatkan Persiapan Tim

Minangkabau Cup III-2020 Kota Padang Diundur, Tim Sepakbola Koto Tangah Istirahatkan Persiapan Tim
Tim Sepakbola Kecamatan Koto Tangah Kota Padang di lapangan PSTS Tabing, Sabtu ( 21/3/2020)

Pelantang.id, PADANG - Dipastikannya pengunduran jadwal kick-off Minangkabau Cup III-2020 zona Kota Padang oleh panitia pelaksana (panpel) dari awal April ke awal Juni nanti, telah dicermati manajemen tim sepakbola Kota Padang dengan mengistirahatkan pembentukan tim mulai Senin (23/3/2020). 

Keputusan itu merunut upaya pemerintah Indonesia dan daerah, khususnya Kota Padang untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) yang tengah mewabah di 160-an negara di dunia. Serta merta mempersempit penularannya sesuai isi surat pemberitahuan dari panpel MkC III-2020 zona Padang dan edaran panpel Provinsi Sumbar. 

"Ini dilakukan demi kesehatan kita bersama. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, lebih baik persiapan tim ditunda dulu," ujar drg. Irsyadi, menejer tim Koto Tangah.  

Langkah yang diambil, dijelaskan oleh drg. Irsyadi adalah hasil kesepakatan bersama semua personil manajemen, yang kemudian diteruskan kepada para pemain melalui tim pelatih, Iwan Purawanto, Dodi Hirwan dan Ruben Christof. 

Dengan begitu, otomatis pembentukan tim yang sedang dalam proses seleksi pemain terhenti untuk sementara. Namun, komunikasi mengenai perkembangan selanjutnya tetap berjalan via media sosial, grup WA (WhatsApp) tim Koto Tangah. 

"Tahapan pembentukan tim sudah berjalan selama sepekan ini. Tentu tim pelatih telah punya kandidat kandidat pemain yang menurut mereka sesuai kebutuhan tim. Prosesnya juga telah divariasikan dengan ujicoba melawan PSP U17 plus dua kali. Saya percaya pelatih telah punya penilaian," ulas pria yang membina SSB Muspan ini. 

Senada dengan koordinator tim, Mukhtar Anwar yang mengatakan sangat memahami situasi dan kondisi yang terjadi. Ia menyetujui keputusan manajemen tim. Bagaimanapun kesehatan yang utama. 

Walau program pembentukan tim tertunda, tetapi untuk persiapan non teknis tetap berlanjut. Diantaranya mengkalkulasinya sedetail mungkin kebutuhan tim dalam menghadapi pertandingan zona Kota Padang. Kemudian mensosialisikan kepada perantau-perantau Koto Tangah (Ikatan Keluarga Koto Tangah/IKKT) terkait pendanaan.  . 

"Ada hikmahnya, kami punya waktu dalam menyiapkan keperluan dan kebutuhan tim. Seperti mengumpulkan dana, pengadaan perlengkapan tim, kostum dan lainnya," tukas Mukhtar.