Lawan Covid-19, Genius Umar Kampanyekan Program 'Ayo Makan Ikan', Ajak Masyarakat Perkuat Gizi

Lawan Covid-19, Genius Umar Kampanyekan Program 'Ayo Makan Ikan', Ajak Masyarakat Perkuat Gizi
Genius Umar menebar bibit ikan di Desa Air Santok, Senin (13/4)/Kominfo Pariaman

Pelantang.id, Pariaman - Walikota Pariaman Genius Umar menebar bibit ikan saat mengkampanyekan program 'Ayo Makan Ikan' di Desa Air Santok, Pariaman Timur, Senin (13/4/2020). 

Dalam kesempatan tersebut, Genius mengajak juga masyarakat jangan pasrah dengan kondisi pandemi global Virus Corona, Covid-19 ini.

Didampingi Kepala Dinas Pertanian, Pangan Dan Perikanan, Dasril dan Kadis Kominfonya Hendri, Genius menyampaikan salah satu upaya perlawanan terhadap Covid-19 itu adalah dengan peningkatanan gizi masyarakat. Seperti mengkonsumsi ikan.

“Pasrah kita maka corona itu akan mudah merasuki diri kita, sehingga itu saya ajak masyarakat untuk optimis dan optimis serta asupan gizi lebih dari pada sebelum ada wabah ini,”ujar Genius Umar. 

“Penebaran benih ikan ini bagian upaya kita meningkatkan gizi masyarakat, dengan harapan dapat meningkatkan jumlah hasil tangkapan untuk konsumsi bagi masyarakat sehingga bernilai ekonomi untuk pemenuhan kebutuhan bagi para petani ikan," lanjutnya. 

Dan juga di kondisi pandemi corona virus tentu usaha produktif dan tepat sasaran harus terus digalakan jangan sampai berhenti ulah virus corona.

“Asal tetap kita mematuhi protokol kesehatan ditetapkan Presiden Joko Widodo dan menaati jaga jarak, hindari kerumunan. Jika ini kita patuhi maka kehidupan standar masa pandemi tetap berjalan,”ujarnya.

Selain itu keberadaan peternakan ini digiatkan juga mampu mengurangi perkembangan jentik nyamuk pada perairan tergenang.

“Untungnya pasti mengurangi wabah penyakit demam berdarah yang diakibatkan oleh nyamuk,” sambungnya. 

Usai tenar benih, Walikota yang dikenal visioner dan disebut sebagai Cawagub dari Cagub Irjend. Pol. Fakhrizal untuk Pilkada Sumbar mendatang, meninjau lokasi  sawah masyarakat.

“Allhamdulillah kebetulan sawah masyarakat ada yang panen, dan saya ikut melakukan panen bersama petani,”ujarnya.

Genius menyebutkan adanya panen sawah rakyat tentu memeperkuat ketahanan pangan di Kota Pariaman.

“Sehingga seburuk apa pun kondisi Corona Virus, Insya Allah ketersediaan beras Kota Pariaman stok aman untuk beberpaa bulan kedepan,”ujar Genius.

Stok beras aman saat Covid-19 adalah fakta dari setiap tahun produksi beras di Pariaman selalu surplus. 

Datanya total penduduk Kota Pariaman yang berjumlah 93 ribu jiwa, kurang lebih beras konsumsi adalah sekitar 98 kilogram perjiwa. Dibandingkan luas sawah di Kota Pariaman 1785 hektare, jumlah produksi gabah kering panen (GKP) tahun 2019 sekitar 24.021 ton, gabah kering giling (GKG) 20.663 ton dan beras sekitar 13.228 ton.

“Pada situasi pendemi Covid-19 saat ini, kita selalu melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk tetap menggarap sawahnya sesuai dengan musim tanam yang turun. Kita selalu memacu agar petani langsung mengolah sawahnya untuk tanam padi,” ulas Genius.

Sementara itu, untuk ketersedian pupuk bersubsidi cukup sampai bulan agustus hingga September. Kemudian untuk bibit dan benih juga mencukupi malah Kota Pariaman bisa menjualnya keluar daerah.(kominfo pariaman)