Ditengah Pandemi Covid-19, Nilmaizar tetap Pantau Kondisi Pemainnya Melalui Video 

Ditengah Pandemi Covid-19, Nilmaizar tetap Pantau Kondisi Pemainnya Melalui Video 

Payakumbuh, Pelantang - Sepakbola Indonesia mati suri, setelah semua kegiatan sepakbola dihentikan karena wabah virus Corona. Hal ini membuat pelaku-pelaku sepakbola Indonesia menyibukkan diri dengan kegiatan di luar lapangan sepakbola, sembari menunggu wabah mereda dan kompetisi digulir lagi. 

Walau begitu, mereka tak bisa lepas sepenuhnya dari sepakbola, tetap bekerja dalam kondisi berdiam diri di rumah.. "Saya tetap dirumah dan bekerja dari rumah." ujar pelatih Persela Lamongan, Nilmaizar. 
 
Dihubungi pelantang.id, Sabtu pagi (4/4/2020), kata pelatih 50 tahun ini, setelah meliburkan timnya, dia pulang ke payakumbuh. Dia menghabiskan hari-harinya bersama keluarga dirumahnya di Payakumbuh.

Walau begitu, setiap pagi dan sore Nilmaizar tetap melakukan olahraga sendiri untuk memastikan kondisinya tetap bugar. "Biasanya saya joging setiap hari, pagi dan sore. Atau melakukan kegiatan olahraga ringan lainnya  yang bisa membantu menjaga kondisi tetap prima." 

Terkait tugasnya di Persela Lamongan, Nil melakukan dari rumah dengan terus memantau kegiatan anak asuhnya. "Saya selalu berkomunikasi dengan para pemain, dan memberi mereka program latihan sendiri. Saya juga meminta mereka mengirimkan video latihan mereka." 

Dengan adanya video tersebut, dia bisa melihat  aktifitas anak asuhannya di masa liburan. Nil percaya kepada para pemainnya, karena mereka adalah pemain-pemain profesional yang akan bertanggung jawab atas dirinya sendiri dan klubnya. 

Nil berharap wabah covid-19 ini cepat berakhir, sehingga kegiatan dan kompetisi bisa kembali. Namun begitu Nil berharap kompetisi dilanjutkan saat wabah ini benar-benar sudah berhenti total. 

"Artinya, saat  kompetisi bergulir lagi, kita tak lagi dibayangi risiko apa pun, baik bagi pemain, pelatih, tim kru, dan pastinya juga bagi para suporter. Untuk saat ini, sepakbola tak lagi penting, lebih penting lagi, penting semua orang tetap sehat dan tidak terimbas penyakit ini. "tutup Nil. (rmo)