60 Pemain Muda Sumbar, Riau, Jambi dan Bengkulu Ikuti Seleksi Tahap I Rafhely Tuah Sakato FC U-20

60 Pemain Muda Sumbar, Riau, Jambi dan Bengkulu Ikuti Seleksi Tahap I Rafhely Tuah Sakato FC U-20
Foto Bersama Pemain Seleksi Tahap I Rafhely Tuah Sakato FC

Pelantang.id, PADANG - Sebanyak lebih kurang 60 pemain kelahiran 2001-2003 hadir mengikuti seleksi tahap I Rafhely Tuah Sakato FC U-20 pada hari ini, Kamis (23/1/2020) di lapangan Rafhely Futsal By Pass kilometer 11 Kota Padang. 

Antusias tinggi tergambar dari pemain yang mengikuti seleksi. Itu terlihat dari kedatangan ke-60 pemain muda dari Sumbar, Riau, Jambi dan Bengkulu ke lapangan sejak kemaren dan tadi saat dimulainya seleksi pada jam 14.00 WIB. 

Ketua AFP (Asosiasi Futsal Provinsi) H. Yasman Yanusar yang bertindak selaku penasehat tim, dalam kata pembuka kepada para pemain mengatakan pergunakanlah kesempatan seleksi terbuka tim RTS FC U-20 sebaik mungkin dan maksimal. 

Pria yang akrab disapa Pak Haji menyebutkan jadikanlah keikutsertaan RTS U-20 di kompetisi usia muda, FFI Championship U-20-2020 nanti momentum sebagai pintu karir ke pentas nasional. 

"Ini kesempatan perdana bagi tim futsal Sumatera Barat berkompetisi di level nasional. Walau gagal bermain di Liga Pro 2020 karena Tuah Sakato FC terhenti di 8 Besar Nasional Liga Futsal Nusantara 2019, tapi dapat slot untuk bermain di kompetisi usia muda 2020. Bersama 3 tim lainnya yang kandas di 8 Besar plus 16 tim Liga Pro 2020," ujarnya diamini manager tim, Hafhizan Sadiqi

"Sudah banyak pemain-pemain Sumbar yang main di klub-klub Liga Pro. Seperti Yudhi Fatra, Rahmad 'Pencet' Budiman, Roni Doank, Randy Akang, Irfan Nelson, Dhino, Rahmad Rawagus, Efrinaldi, Sanjaya, Putra, Febi dan Youmil dan lain-lainnya," ulasnya. 

Insert Foto : H. Yasman Yanusar memberikan arahan didampingi Yosrizal dan pelatih RTS FC 

"Manfaatkan kesempatan ini. Semoga ada jalan untuk dilirik oleh klub-klub profesional atau bisa saja terpantau untuk Tim Nasional," lanjutnya.    

"Kami selaku penasehat tim juga berharap khusus kepada pemain asal Sumatera Barat, dapat menjadikan RTS FC  pemicu motivasi dan meningkatkan kemampuan. Untuk generasi selanjutnya persiapan jangka panjang Tim Sumbar ke depan, di ajang Linus dan Pra PON 2023 nanti," tutup Pak Haji. 

Sedangkan pelatih kepala RTS FC, Andrian Andika menyampaikan poin penting seleksi pemain RTS FC akan dilihat dari intelegensia, teknik, skill dan mental. 

"Semua punya kesempatan yang sama, seluas-luasnya. Tidak yang diistimewakan. Tunjukanlah kemampuan dan serius selama seleksi ini. Siapa yang terbaik, itu yang akan jadi prioritas Rafhely Tuah Sakato FC," terangnya. 

Seleksi  pemain RTS FC dibagi beberapa tahapan, tahap I pemain-pemain non pelajar asal Sumbar dan luar Sumbar, (29-30 Januari), tahap II pelajar lokal Sumbar (3-5 Februari), tahap III gabungan hasil seleksi tahap I dan II (3-5 Februari). 

"Di Padang dua kali seleksi. Dan khusus Tanah Datar dan sekitarnya juga kita buka seleksi pada tanggal 27-28 Januari 2020 di Rafhely Futsal Tanah Datar. Gabungan hasil semua seleksi kita gelar pada 3-5 Februari 2020," tukas Andrian Andika. (AMY).